Risalah Materi Kultum :
Rasulullah Saw pernah menangis dihadapan Allah setelah mengetahui usia umatnya berkisar antara 60-70 tahun. Seperti hadits yang berbunyi :
"Umur umatku berkisar antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit sekali di antara mereka yang melebihi usia tersebut" (HR. At-Tirmidzi)
Secara fakta :
- Usia Rasulullah 63 tahun
- Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq 63 tahun
- Sahabat Umar bin Khattab 63 tahun
- Sahabat Ustman bin Affan 84 tahun
- Sahabat Ali bin Abi Thalib 63 tahun
Dengan kisaran usia seperti itu, bagaimana bisa menandingi umat - umat terdahulu, sebut saja usia Nabi Musa mencapai 950 tahun.
Ternyata Allah menganugerahkan untuk umat Nabi Muhammad malam Lailatul Qadar yang berada di bulan Ramadhan. Khairun min alfi sahri, seperti ibadah 1000 bulan atau 83 tahun lebih 4 bulan
Maka bila setiap tahun umatnya Nabi Muhammad bisa mendapatkannya, maka kebaikannya bisa menandingi umatnya Nabi Musa
Lailatul Qadar penuh rahasia dan tersembunyi adalah sebagai motivasi dalam beribadah, karena dengan rahasia ini diharapkan semua umat Islam bisa full beribadah. Tetapi menurut Hadist yang diriwayatkan Siti Aisyah Ra. Carilah Lailatul Qadar dalam 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.
Menurut KH. Afifuddin Muhajir - Situbondo (guru dari penceramah) menyebutkan bahwa carilah Lailatul Qadar pada :
- Perut orang-orang yang kelaparan
- Telanjangnya orang yang terbuka auratnya
- Ridlo orang tua dan tempat - tempat mulia lainnya
- Ridlo suami - istri dan orang-orang yang tidak mampu (fakir miskin) pada malam-malam tersebut.
Pesan moral :
- Kalau mencari Lailatul Qadar melalui sholat, maka sholat isya dan sholat shubuhnya secara berjamaah (dimasjid /musholla) bisa dikategorikan sholat penuh semalaman.
- Niatkan bahwa sholat untuk sowan menghadap kepada Allah, kepada kyai saja bila kita sowan dengan perlengkapan yang terbaik
- Niatkan agar sambung kepada guru-guru kita yang telah mengajarkan ilmu pengetahuan.
- Tidak hanya mencari Lailatul Qadar pada tiang-tiang masjid, tapi sebelum berangkat pamit kepada suami/istri agar mendapatkan ridlonya.
Tanda-tanda Lailatul Qadar, esoknya matahari tidak menyengat dan angin tidak kencang berhembus. Namun jangan mencari tanda-tanda tersebut, tapi fokus ibadah dalam 10 hari sebelum datangnya hari raya
Syaikh Jalaludin Rumi menyebutkan :
"Tuhan yang engkau sembah di bulan Ramadhan, adalah Tuhan yang sama yang engkau jauhi di bulan-bulan lainnya, lantas mengapa caramu beribadah berbeda ?"
Sebuah sindiran, bahwa di bulan Ramadan, masjid-masjid penuh. Doa-doa lebih khusyuk, bibir lebih sering basah oleh ayat-ayat yang dihafal sejak kecil. Seakan-akan Tuhan lebih dekat di bulan itu, atau lebih layak untuk dicari. Tapi selepasnya, barisan saf di surau mulai renggang, seakan jarak antara manusia dan Tuhannya kembali melebar. Seperti gelombang yang pasang dan surut, seperti cahaya lampu jalan yang menyala hanya ketika gelap.
Apakah ibadah hanya perkara kebiasaan musiman? Ataukah kita diam-diam lebih mengagungkan Ramadan dibandingkan Sang Pemilik Ramadan ?
Maka janganlah menyembah Ramadhan, bila :
- Rajin puasa, lanjutkan puasa Sunnah di luar Ramadhan
- Lanjutkan sholat - sholat sunnahnya
- Lanjutkan sedekahnya
- Dan seterusnya
======================================
Ustadz. DR. Abdulloh Safik, M. Fil. I
(Dosen Ushuludin Universitas Islam Negeri Tulung Agung)
Tema : Nuzulul Qur'an
Musholla As-Suyudi
Sabtu, 15 Maret 2025
Risalah Materi Kultum :
Puasa telah mencapai 16 hari, perlu adanya evaluasi apakah ibadah di tahun ini sudah maksimal dibandingkan dengan tahun kemarin.
Pada awal teraweh full, seminggu berikutnya "kemajuan" karena justru semakin berkurang barisan jamaahnya 😄
Dalam berpuasa untuk mecapai derajad takwa, yaitu rasa takut kepada Allah dalam menjalankan amal ibadah dan mencegah dari perbuatan maksiat.
Puasa itu obat, ketika Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan ke bumi kulitnya menghitam (gosong) karena bumi panas, maka diperintahkanlah berpuasa agar putih kembali. Dari kisah ini dianjurkan puasa Yaumul Bidh puasa putih tanggal 13, 14, 15 setiap bulan Qomariyah (hijriah)
Orang yang sering makannya sedikit (tirakat/puasa) maka semakin "bercahaya", karena semakin khusuk dalam beribadah dan menuntut ilmu.
Pada saat Nabi Adam dan Siti Hawa dipisahkan di bumi, lalu dipertemukan kembali di Jabal Rahmah pada tanggal 10 Muharom dalam kondisi berpuasa. Sehingga dari kisah ini bagi yang belum berjodoh dianjurkan berpuasa agar segera menikah.
Nabi Nuh saat dilanda banjir, umatnya yang terdiri dari manusia dan hewan disuruh masuk kapal karena semua yang ada di bumi akan tenggelam selama 400 tahun. Di atas kapal mereka disuruh berpuasa karena bila banyak makan maka menjadi banyak sahwat dan berkembang biak, sehingga kapal menjadi tidak muat.
Maka puasa Ramadhan untuk umat yang dicintai oleh Allah SWT. Surga dibuka seluas-luasnya dan neraka ditutup serta setan dibelenggu.
Tapi mengapa masih banyak "warung sikil" warung yang kelambunya tertutup tapi kakinya terlihat dari luar alias ada yang makan saat siang hari. Maka sesungguhnya itu adalah nafsu yang membelenggu dirinya sendiri.
Mumpung masih di bulan Ramadhan lebih dikencangkan lagi ibadahnya, apalagi sebentar lagi ketemu dengan malam Lailatul Qadar.
======================================
DR. Bayu Arie Fianto
Tema : Zakat & Ekonomi Syariah
Rabu, 12 Maret 2025
Musholla As-Suyudi
Riwayat Pendidikan :
- S1 Manajemen (Pemasaran), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Malang
- S2 Magister Business Administration (Perbankan dan Keuangan Islam), International Islamic University Malaysia, Malaysia
- S3 Doktor (Keuangan), Lincoln University, New Zealand
Riwayat Pekerjaan :
- Account Officer, Bank Muamalat Indonesia (2009 – 2010)
- Dosen Departemen Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga, Surabaya (2010 – Sekarang)
Risalah Materi Kultum :
Perkembangan dunia menyebabkan meningkatnya pengangguran dan kemiskinan, karena saat covid, pasca covid, dan geopolitik peperangan membuat lambat pertumbuhan ekonomi dunia
Banyak orang menganggap bank konvensional dan riba adalah biasa saja. Padahal saat makan di restoran mencari tempat yang berlogo halal, maka seharusnya juga mencari bank yang berstempel syariah
Misalnya orang berzakat 100 juta, diberikan kepada penerima 100 orang, setiap orang akan mendapatkan satu juta, maka ada 100 orang yang purchasing power (daya beli) yang bisa menggerakkan ekonomi
Ada delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat, yaitu :
- Fakir
- Miskin
- Amil
- Mualaf
- Hamba Sahaya (budak)
- Orang yang berhutang untuk kebutuhan pokok
- Berjuang di jalan Allah
- Ibnu Sabil (musafir) yang kekurangan bekal
Bila ada masyarakat yang terjebak pinjaman online (pinjol) sehingga tidak mampu bayar, maka BAZNAS akan membiayai, termasuk Zakat produktif untuk UMKM bisnis
Nishob zakat Maal setara 85 gram emas, dan telah memiliki haul satu tahun, maka mengeluarkan zakatnya 2,5 %
Jika mempunyai aset yang banyak dan tidak dikontrakan/bisnis/ditempati, maka harus dikeluarkan zakatnya. Pada zaman Khulafaur Rasyidin, jika ada tanah yang tidak diolah selama dua tahun maka pemerintah berhak mengambilnya.
Zakat profesi diambil dari 1/12 penghasilan sebulan Rp. 10 juta
Wakaf boleh untuk muslim maupun non muslim. Zam-Zam Tower di Mekkah tanahnya adalah wakaf, instrumentasinya melalui sukuk untuk dibangun hotel dan mall serta keuntungannya dibayarkan ke investor hingga lunas, setelah lunas maka kembali ke nadzir untuk kepentingan umat
Pengertian sukuk, yaitu surat berharga (seperti obligasi) yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, mewakili kepemilikan atas aset atau proyek, dan memberikan imbal hasil (bagi hasil) kepada pemegang sukuk.
Kesimpulannya semua boleh kecuali yang dilarang syariat, yaitu :
- Riba
- Judi
- Gharar (ketidakpastian atau keraguan dalam transaksi yang dilarang karena dapat merugikan salah satu pihak dan melanggar prinsip keadilan. Misalnya membeli barang yang belum ada (membeli janin hewan ternak/menjual anak sapi dalam kandungan induknya)
- Maisir (permainan yang melibatkan pertaruhan/perjudian)
Melalui Ramadhan sebagai pengecekan apakah harta kita masih ada milik orang lain (untuk segera ditunaikan zakatnya), sekaligus memindahkan aset ke bank syariah.
======================================
Oleh : Ustadz Sulthon Asmuni, S.Pd.I
Tema : Fiqih Puasa
Guru Agama Islam SMKN 5 Surabaya (STM Pembangunan)
Sabtu, 08 Maret 2025
Musholla As-Suyudi
Riwayat Pendidikan :
- Pesantren Jabal Noer Sidoarjo, Pengasuh KH. Husein Rifa'i
- Tarbiyah Universitas Sunan Giri Surabaya
Risalah Materi :
Mengutip QS. Mujadillah Ayat 11
Derajat seseorang akan diangkat oleh Allah melalui :
- Imam
- Ilmu
Senada dengan Hadits Rasulullah Saw menyebutkan :
Sehingga disimpulkan menuntut ilmu itu hukumnya wajib, begitupula dengan berpuasa perlu diketahui ilmunya
Puasa itu syaratnya ada dua, yaitu :
- Niat (bila tidak ada niat, maka puasanya tidak sah)
- Menepati niat, yaitu niat dilakukan sebelum datangnya waktu shubuh
Ta'yin
Menentukan jenis puasanya, misalnya puasa wajib meliputi :
- Puasa Ramadhan
- Puasa Nadzar, dikerjakan oleh seorang muslim setelah berhasil mendapatkan sesuatu atau keinginannya terkabul.
- Puasa Kafarat, Puasa kafarat wajib dilakukan dalam beberapa kondisi, seperti: Melakukan hubungan seksual di siang hari saat bulan Ramadan, Melanggar sumpah, Membunuh hewan saat sedang dalam keadaan ihram, Menuduh seseorang berzina tanpa bukti, Membatalkan puasa Ramadhan tanpa alasan syar'i.
- Puasa qadha (pengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan dengan alasan syar'i)
Hal yang membatalkan pahala puasa, namun puasanya tetap sah :
- Ghibah (ngerasani)
- Bohong
- Melihat dengan sahwat
- Sumpah palsu
Sunnah puasa :
- Mengakhirkan sahur
- Mempercepat berbuka puasa
- Berbuka dengan kurma dan air
- Meninggalkan pembicaraan kotor
- Memperbanyak shodaqoh dan membaca Al-Qur'an
=====================================
Oleh : Ustadz. M. Sofyan Hadi, M.Pd.I
Tema : Tarhib Ramadhan
Guru Agama Islam SMKN 5 Surabaya (STM Pembangunan)
Ahad, 02 Maret 2025
Musholla As-Suyudi
Ringkasan Kultum :
Kedatangan Ramadhan disambut dengan riang gembira, berdasarkan QS. Hujurot ayat 13 berbunyi,
Karena sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling takwa (yang paling takut kepada Allah)
Hebatnya Ramadhan disediakan peluang untuk menjadi umat yang bertakwa terbaik dihadapan Allah SWT
Dalam Hadits Rasulullah disebutkan,
Berdasarkan hadits tersebut, maka :
- Yakin bahwa perintah berpuasa karena Allah, bukan karena sungkan dengan mertua, mantu, teman, dan lain sebagainya
- Mengharap ridla Allah, bukan karena ingin sehat atau berat badan turun (ideal)
- Allah akan mengampuni dosa-dosa yang lalu maupun yang akan datang
- Mengharap saat kembali (wafat) bukan terbebani dengan dosa, Nabi Adam yang menjadi nenek moyang umat manusia turun menjadi Khalifah di bumi dan kelak kembali bersama anak keturunannya menuju surga
Dalam ramadhan ini berkomitmen untuk menjadi ramadhan terbaik dari yang pernah dijalani, sehingga menjadi momentum melakukan perbuatan-perbuatan untuk diri kita sendiri
Kedatangan Ramadhan yang kemarin ditunggu-tunggu, jangan sampai saat datangnya sekarang justru malah dilalaikan